PELET KORYAM

PELET LELE PEPAYA KOTORAN AYAM

Photo of Franky Adiputra
3 0

Written by

Tanggal Lahir

1042001

Lokasi

JEMBER

Nama Sekolah/Komunitas

SMKN 5 JEMBER

Sudah sampai tahap mana idemu?

  • Tahap Matang (sudah berhasil melewati tahap awal, telah merancang rencana ke depan)

Kapan inisiatifmu mulai dijalankan?

24102019

Situs Web dan/atau Media Sosial

ig @frankyadiputra813 @fraks_picture fb franky adi

Apa yang menjadi fokus idemu?

  • Meningkatkan KETERSEDIAAN makanan bergizi bagi lingkungan sekitar – semua ide yang berhubungan dengan produksi makanan/bahan makanan sehat
  • Meningkatkan PERMINTAAN remaja akan makanan bergizi – semua ide yang mendorong remaja lebih sadar dan mencari makanan sehat
  • Meningkatkan DUKUNGAN LINGKUNGAN SEKITAR untuk tersedianya makanan bergizi – semua ide yang mengubah cara kerja sistem/peraturan tentang makanan

Masalah: persoalan apa yang ingin kamu selesaikan dengan idemu?

1. Rendahnya konsumsi masyarakat terhadap ikan air tawar contohnya lele 2. Generasi millenial yang lebih sering mengkonsumsi junk food 3. Sedikitnya masyarakat yang menjual lele karena harga jual lele yang tinggi 4. Harga pakan lele yang relatif mahal 5. Kurangnya inovasi bahan baku pembuatan pakan lele yang dapat menekan harga jual pakan lele 5. Penanganan limbah industri rumah tangga dengan penanganan limbah organik seperti: sayur dan buah

Perjalanan pribadi: mengapa masalah ini menganggumu? Apa yang membuatmu ingin bertindak dan menyelesaikannya?

Stigma masyarakat yang menganggap bahwa lele adalah ikan air tawar yang jorok karena memakan segala sesuatu yang ada di sekitarnya, contohnya: kotoran manusia. Padahal lele merupakan sumber bahan pangan berprotein tinggi dan kaya akan kandungan zat gizi lainnya yang bermanfaat bagi tubuh khususnya bagi masyarakat yang sedang pada masa pertumbuhan. Harga pakan lele yang mahal juga sebagai penyebab kami berupaya untuk mencari alternatif lain agar masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan pakan lele dengan harga yang terjangkau dan kandungan gizi pakan lele yang tinggi.

Solusi: Apa idemu untuk mengatasi masalah tersebut?

Memanfaatkan kotoran ayam dan limbah industri rumah tangga untuk pembuatan pakan lele sehingga dapat menekan harga jual pakan lele yang relatif mahal dengan memanfaatkan bahan-bahan tersebut. Pakan lele yang kami buat diharapkan mampu untuk meningkatkan nilai ekonomis pembudidaya lele sehingga mampu mendobrak pasar lokal dan dapat menyaingi bahan pangan lain seperti ayam potong. Jadi saya membuat ide ini sebagai bahan acuan agar dapat memotivasi masyarakat untuk lebih bersemangat dalam memanfaatkan limbah rumah tangga dan membuat inovasi yang dapat dipakai untuk masa yang akan datang.

Contoh kasus: apa yang terjadi ketika seseorang/sekelompok orang menggunakan idemu? Coba ceritakan sebuah contoh spesifik.

Dalam hal ini kami masih sampai pada tahap uji coba, jadi kami belum masuk dalam penerapan pakan lele untuk masyarakat, untuk percobaan ini kami melakukan uji coba menggunakan ikan yang ada di sekolah kami. Percobaan pertama kami lakukan pada tanggal 29 september 2019 dengan menggunakan ikan lele, hasil yang kami dapatkan ikan lele memberi respond positif setelah kami beri pakan lele hasil buatan kami.

Dampak: sejauh ini, dampak/perubahan apa yang telah terjadi karena idemu? Siapa dan berapa banyak orang yang telah mendapatkan manfaatnya?

Dampak yang dapat kami lihat adalah ikan lele yang kami beri makan pakan lele buatan kami lebih aktif dan tumbuh lebih cepat. Dengan pakan lele yang kami buat menggunakan bahan-bahan yang mempunyai nilai gizi yang tinggi, menyebabkan lele tersebut mengandung berbagai zat gizi seperti: fosfor, protein, lemak, dan minyak omega 3 yang bersifat fungsional untuk tubuh khususnya untuk pertumbuhan dan perkembangan otak pada remaja dan balita. Pakan lele yang kami buat juga menggunakan limbah industri rumah tangga yang dapat dimanfaatkan seperti: kotoran ayam, buah, sayur, dan tulang ikan yang mengurangi limbah pembuangan masyarakat. Karena lele merupakan bahan pangan lokal yang bisa diperoleh dengan mudah serta merupakan ikan air tawar sehingga lele tidak terpapar dampak cemaran logam contohnya merkuri.

Apakah kamu memiliki tim untuk menjalankan idemu?

  • Yes

Tim: siapa saja yang terlibat? Ceritakan tentang anggota tim-mu beserta perannya masing-masing. Bagaimana cara kalian bekerja sama dalam tim?

Dalam tim ini saya mengajak Ovein Candra Okta Maulana karena dia dari jurusan Pengolahan Hasil Pertanian untuk membantu saya dalam membuat pakan lele. Yang kedua, Muh. Lukman Hakim Alam Syah dari jurusan Analisis Laboratorium dan saya rasa dia cocok dalam hal penelitian untuk pakan lele. Yang ketiga, Nur Rahmat dari jurusan multimedia karena saya rasa dia cocok untuk aktifitas fisik dan dokumentasi. Yang keempat, Rahayu Eka Sari dari jurusan Pengawasan Mutu Hasil Pertanian karena saya rasa dia cocok untuk penelitian dan pengawasan perkembangan produk pakan lele ini.

Kolaborasi: selain tim inti, adakah pihak lain yang telah kamu libatkan dalam mewujudkan idemu? Jika belum, siapa yang rencananya akan kamu libatkan, dan bagaimana caranya?

Pertama saya akan melibat anak perikan yg ada di smkn 5 jember untuk membantu ide saya. Kedua anak pengolahan pertanian dan perikanan untuk membuat pakan lele yang baik. Ketiga analisi penetilian laboratorium untuk melihat kandungan pakan lele daun pepaya.

Keunikan: apa yang membuat idemu berbeda dari ide lain?

Karena produk pakan lele kami menggunakan limbah rumah tangga yang biasanya di buang dan tidak dimanfaatkan. Produk kami juga mengandung banyak nutrisi untuk lele sehingga membuat lele mengandung banyak protein, fosfor, lemak, bebas merkuri yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan remaja.

Keberlanjutan Projek: bagaimana kamu memastikan idemu terus berjalan dan berkelanjutan? Apa saja sumberdaya/dukungan yang dibutuhkan untuk mempertahankan dan mengembangkannya?

Saya melakukan rapat mingguan dan pengawasan setiap bulan, pada peternak lele, dan memastikan apakah perkembangan lele terus meningkat dengan adanya diversifikasi pakan lele yang umum dengan pakan lele buatan kami yang memanfaatkan limbah rumah tangga, dan pertumbuhan usaha ikan lele yang pesat. Saya dan teman-teman setim saya akan selalu memantau kebersihan pasar-pasar dan melakukan survey terhadap kepuasan masyarakat yang mengonsumsi lele tersebut.

Rencana ke Depan: apa strategimu untuk mengembangkan ide ini lebih lanjut?

Setelah pelet lele ini bisa berjalan dengan lancar,saya membuat program yaitu catfish project dimana lele bisa menjadi aneka makanan seperti abon,tulang lele dibuat dll yang akan di kelolah oleh ibu rumah tangga untuk membuka usaha olahan lele,itu untuk kedepannya.

Dari jenis-jenis kemampuan ini, mana yang paling kamu butuhkan agar dapat menjalankan idemu dengan baik?

  • Strategi & Perencanaan Projek
  • Pengukuran Dampak
  • Ilmu Pangan dan Nutrisi

Dari mana kamu mendengar tentang Saya Pemberani?

  • dari kak rahmad

3 comments

Join the conversation:

Comment
Photo of Saya PEMBaharu gERAkaN gizI

Halo Para Pemberani!

Selamat ya, kamu sudah lolos ke tahap selanjutnya. Nah, agar proposal kamu semakin OK, yuk ikuti penjelasan tentang sistem pangan yang akan disampaikan oleh tim GAIN di hari Sabtu, 14 Desember 2019, mulai jam 3.30 sore.

Kamu tinggal klik link ini untuk join trainingnya: https://gainhealth.zoom.us/j/761058798?pwd=b1MzbDFBZ3IxL2sySkdydjhOVVhldz09
(kamu butuh instal aplikasi ZOOM di HP/komputer untuk join)

Sampai jumpa di hari Sabtu ya..

SayaPemberani!

View all comments