Snack and Lunch Project for High Schooler

Mengontrol asupan gizi makro dan mikro untuk remaja di sekolah dengan mengatur menu snack dan makan siang yang sesuai dengan kebutuhan AKG

Photo of Erna DM
3 1

Written by

Tanggal Lahir

10141999

Lokasi

Surabaya

Nama Sekolah/Komunitas

UNUSA

Sudah sampai tahap mana idemu?

  • Tahap Uji Coba (telah melakukan beberapa kegiatan untuk menguji ide)

Situs Web dan/atau Media Sosial

Ig : @ernadmh

Apa yang menjadi fokus idemu?

  • Meningkatkan KETERSEDIAAN makanan bergizi bagi lingkungan sekitar – semua ide yang berhubungan dengan produksi makanan/bahan makanan sehat
  • Meningkatkan DUKUNGAN LINGKUNGAN SEKITAR untuk tersedianya makanan bergizi – semua ide yang mengubah cara kerja sistem/peraturan tentang makanan

Masalah: persoalan apa yang ingin kamu selesaikan dengan idemu?

Memperbaiki status gizi remaja yang cenderung lebih rendah atau bahkan lebih tinggi dari IMT normal. Dan mengontrol asupan gizi makro maupun mikro untuk remaja yang masih belum seimbang, karena asupan gizi makro maupun mikro mempengaruhi kesehatan yang berdampak pada masa depannya. Berdasarkan data riskesdas remaja yang mengalami malnutrisi mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2018. Penyebabnya berasal dari maraknya makanan sekitar yang kurang sehat dan mempengaruhi pola makan remaja.

Perjalanan pribadi: mengapa masalah ini menganggumu? Apa yang membuatmu ingin bertindak dan menyelesaikannya?

Kami melihat orang terdekat kami yang mengalami permasalahan gizi dikarenakan pola makan yang buruk, bahkan sampai opname di rumah sakit. Hal itu membuat kami tergerak untuk memperbaiki pola makan yang kurang sehat, karena berdampak pada kesehatan hingga dalam jangka waktu yang lama. Apabila status gizi remaja menurun maka berdampak pada produktivitas kesehariannya. Hal ini menyebabkan turunnya daya saing pada sumber daya masyarakat.

Solusi: Apa idemu untuk mengatasi masalah tersebut?

Kami membuat beberapa susunan menu yang sesuai dengan kebutuhan AKG remaja, dimana menu tersebut berisi camilan dan makan siang. Menu yang ditawarkan bersifat cycle menu, yang artinya menu tersebut di ulang pemberiannya dalam 1 minggu sekali dengan urutan yang berbeda bahkan bahan makanan proses pengolahannya berbeda. Menu tersebut diterapkan di tiap sekolah SMP dan SMA dengan kisaran harga makan siang maksimal 10.000/porsi dan camilan maksimal 2.000/porsi. Kami melakukan kerjasama dengan ahli gizi sebagai pengontrol status gizi remaja dan membuat menu sesuai AKG, sekolah sebagai perantara, instansi kesehatan sebagai skrining tiap sekolah, pemerintah setempat sebagai pembuat regulasi, dan jasa catering apabila sekolah tidak menyediakan sarana untuk membuat makanan tersebut.

Contoh kasus: apa yang terjadi ketika seseorang/sekelompok orang menggunakan idemu? Coba ceritakan sebuah contoh spesifik.

Apabila ada yang membuat ide sama seperti ide kami, kami sangat mendukung karena itu artinya masyarakat sudah menyadari pentingnya pola makan sehat serta menjaga status gizi tetap normal. Ide kami bisa diterapkan di seluruh daerah oleh semua kalangan yang peduli akan status gizi di indonesia

Dampak: sejauh ini, dampak/perubahan apa yang telah terjadi karena idemu? Siapa dan berapa banyak orang yang telah mendapatkan manfaatnya?

Sejauh ini kami telah mendapatkan data dari penelitian terkait, dimana penelitian tersebut dilakukan di jepang. Hasil penelitiannya adanya sistem penyediaan makanan siang di sekolah efektif dalam menurunkan obesitas sebesar 4,73% pada remaja laki-laki dan 0,007% pada remaja perempuan. Kami juga telah membuat menu camilan dan makan siang untuk satu minggu yang sesuai dengan kebutuhan AKG, ragam pangan, dan harga yang masih dapat dijangkau.

Apakah kamu memiliki tim untuk menjalankan idemu?

  • Yes

Tim: siapa saja yang terlibat? Ceritakan tentang anggota tim-mu beserta perannya masing-masing. Bagaimana cara kalian bekerja sama dalam tim?

Novel dan nyolanda, novel sebagai pencari data penelitian terkait dan nyolanda sebagai pembuat menu snack. Sedangakan saya (erna) sebagai pembuat menu makan siang. Kami melakukan diskusi secara tatap muka untuk membahas project lebih lanjut dan melakukan pembagian tugas sesuai dengan bidang yang dikuasainya agar dapat memaksimalkan kinerja.

Kolaborasi: selain tim inti, adakah pihak lain yang telah kamu libatkan dalam mewujudkan idemu? Jika belum, siapa yang rencananya akan kamu libatkan, dan bagaimana caranya?

Kami telah melakukan konsultasi pada dosen gizi di kampus kami. Dalam konsultasi tersebut, dosen mengarahkan kami kepada seorang ahli gizi yang bekerja di salah satu sekolah di surabaya. Selain itu, dosen menyarankan untuk membuat menu yang akan ditawarkan ke sekolah tersebut. Dan mencari literatur terkait di negara lain untuk dibandingkan dengan keadaan yang ada di indonesia

Keunikan: apa yang membuat idemu berbeda dari ide lain?

Kami membuat perbandingan dengan negara lain mengenai penyediaan makanan di sekolah yang sekiranya dapat diterapkan di Indonesia. Kami juga menyediakan snack/camilan sehat yang lezat dan bergizi untuk mengurangi kecendurungan remaja dalam mengonsumsi jajanan tidak sehat di sekitarnya.

Keberlanjutan Projek: bagaimana kamu memastikan idemu terus berjalan dan berkelanjutan? Apa saja sumberdaya/dukungan yang dibutuhkan untuk mempertahankan dan mengembangkannya?

Adanya regulasi dari pihak terkait dan memastikan regulasi tersebut tetap berjalan dengan adanya inspeksi bersama. Seperti membuat jadwal inspeksi dengan dinas kesehatan untuk memastikan program ini tetap berjalan sesuai SOP yang nantinya akan diterapkan diseluruh sekolah.

Rencana ke Depan: apa strategimu untuk mengembangkan ide ini lebih lanjut?

Memodifikasi menu lebih beragam dan lebih menarik untuk dikomsumsi. Lebih menjangkau daerah-daerah yang status gizi remajanya terbilang rendah. Dan memastikan kandungan gizinya tetap seimbang dan mencukupi.

Dari jenis-jenis kemampuan ini, mana yang paling kamu butuhkan agar dapat menjalankan idemu dengan baik?

  • Mengelola Waktu
  • Ilmu Pangan dan Nutrisi
  • Perizinan dari pihak-pihak terkait

Dari mana kamu mendengar tentang Saya Pemberani?

  • Direkomendasikan oleh seseorang untuk ikut serta

3 comments

Join the conversation:

Comment
Spam
Photo of Old Friend

Halo Para Pemberani!

Selamat ya, kamu sudah lolos ke tahap selanjutnya. Nah, agar proposal kamu semakin OK, yuk ikuti penjelasan tentang sistem pangan yang akan disampaikan oleh tim GAIN di hari Sabtu, 14 Desember 2019, mulai jam 3.30 sore.

Kamu tinggal klik link ini untuk join trainingnya: https://gainhealth.zoom.us/j/761058798?pwd=b1MzbDFBZ3IxL2sySkdydjhOVVhldz09
(kamu butuh instal aplikasi ZOOM di HP/komputer untuk join)

Sampai jumpa di hari Sabtu ya..

SayaPemberani!

View all comments