Natural Food

Program mendorong masyarakat untuk mengonsumsi alternatif karbohidrat lain yang alami dan menyehatkan selain nasi, yaitu singkong.

Photo of Fadhilah Putri
4 2

Written by

Tanggal Lahir

21022001

Lokasi

Desa Ambulu, kec. Ambulu, kab. Jember

Nama Sekolah/Komunitas

SMA Negeri Ambulu

Sudah sampai tahap mana idemu?

  • Tahap Uji Coba (telah melakukan beberapa kegiatan untuk menguji ide)

Kapan inisiatifmu mulai dijalankan?

122019

Situs Web dan/atau Media Sosial

Instagram : naturalfood.id

Apa yang menjadi fokus idemu?

  • Meningkatkan KETERSEDIAAN makanan bergizi bagi lingkungan sekitar – semua ide yang berhubungan dengan produksi makanan/bahan makanan sehat
  • Meningkatkan PERMINTAAN remaja akan makanan bergizi – semua ide yang mendorong remaja lebih sadar dan mencari makanan sehat
  • Meningkatkan DUKUNGAN LINGKUNGAN SEKITAR untuk tersedianya makanan bergizi – semua ide yang mengubah cara kerja sistem/peraturan tentang makanan

Masalah: persoalan apa yang ingin kamu selesaikan dengan idemu?

Persoalan yang ingin kami selesaikan yaitu kebiasaan masyarakat yang menjadikan nasi sebagai sumber karbohidrat utama dan satu-satunya. Persoalan ini penting untuk diselesaikan agar masyarakat tidak lagi bergantung pada nasi. Persoalan ini muncul karena adanya mindset masyarakat yang terbentuk sejak kecil "kalau belum makan nasi belum kenyang".

Perjalanan pribadi: mengapa masalah ini menganggumu? Apa yang membuatmu ingin bertindak dan menyelesaikannya?

Masalah di atas terkuak berdasarkan fakta yang saya temui di lapangan yaitu, ketika membantu orang tua bertani, saya melihat para petani menggunakan pestisida dan pupuk kimia secara berlebihan. Mereka tidak menghiraukan bahwa bahan berbahaya tersebut dapat terserap tumbuhan sehingga tumbuhan padi yang dihasilkan sudah tidak sehat dan alami. Berdasarkan cerita orang tua saya, sangat disayangkan padi yang dahulu bisa kita dapatkan dengan proses penanaman secara alami (6 bulan) kini bisa kita dapatkan setelah proses penanaman secara rekayasa genetika (3 bulan) semua itu terjadi hanya untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat masyarakat yang hanya terpaku pada nasi. Sehingga hal tersebut mendorong kami untuk menyelesaikan permasalahan di atas.

Solusi: Apa idemu untuk mengatasi masalah tersebut?

Dalam mengatasi permasalahan ini, kami akan Mendorong warga SMA Negeri Ambulu untuk mengonsumsi alternatif karbohidrat lain yang lebih alami dan menyehatkan selain nasi, yaitu singkong. Singkong kami jadikan alternatif, karena keberadaan singkong di Ambulu cukup berlimpah. Kami menggunakan beberapa strategi dalam mewujudkannya, antara lain: 1. Sosialisasi ke warga SMA Negeri Ambulu melalui media sosial dan face to face secara informal 2. Kolaborasi : Advokasi ke sekolah dengan melibatkan kepala sekolah, kesiswaaan, wali kelas dan pengurus kelas sehingga mereka bisa menggunakan kekuasaan mereka untuk mewujudkan ide kami melalui program Jum'at singkong 3. Melakukan bazar makanan singkong pada gelaran event tertentu, seperti Diesnatalis SMA Negeri Ambulu.

Contoh kasus: apa yang terjadi ketika seseorang/sekelompok orang menggunakan idemu? Coba ceritakan sebuah contoh spesifik.

Apabila seseorang/sekelompok orang menggunakan ide kami maka ia/mereka tidak akan lagi berketergantungan pada nasi sehingga ia/mereka juga akan memanfaatkan berbagai potensi lokal yang ada untuk memenuhi kebutuhan karbohidratnya. Dari sini akan terjadi diversifikasi pangan. Dan secara tidak langsung berdampak pada semakin meningkatnya localvore atau makanan khas daerah berbahan dasar singkong , sehingga dapat mengembangkan jaringan pangan yang lebih mandiri, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian di daerah Ambulu.

Dampak: sejauh ini, dampak/perubahan apa yang telah terjadi karena idemu? Siapa dan berapa banyak orang yang telah mendapatkan manfaatnya?

Salah satu anggota kami yang bernama Onita Nur Afifah telah mengonsumsi singkong selama 3 hari tanpa nasi, akibatnya berat badan yang awalnya 60 menjadi 59 Dari hal tersebut, kami menyimpulkan singkong memiliki kadar gula yang rendah sehingga tubuh tidak menyimpan karbohidrat berlebihan yang dapat menyebabkan penumpukkan lemak.

Apakah kamu memiliki tim untuk menjalankan idemu?

  • Yes

Tim: siapa saja yang terlibat? Ceritakan tentang anggota tim-mu beserta perannya masing-masing. Bagaimana cara kalian bekerja sama dalam tim?

Rossy Asyifa'ul Qolbiani : Sekretaris Ulil Albab Rijal Rohmatullah : koordinator utama Putri Nuril Fadhilah : Editor & Bendahara Onita Nur Afifah : Humas Achmad Riski Baehaki : koordinator utama Kita bekerjasama dengan menjalankan program bersama-sama, saling bertukar ide, saling menimbang setiap ide yang tercetus, berkoordinasi antar anggota setiap muncul permasalahan, serta mengerjakan tugas pokok masing-masing.

Kolaborasi: selain tim inti, adakah pihak lain yang telah kamu libatkan dalam mewujudkan idemu? Jika belum, siapa yang rencananya akan kamu libatkan, dan bagaimana caranya?

Dalam menjalankan program ini kami akan memulainya dari lingkup yang lebih kecil yaitu dalam lingkungan kelas. Pihak yang kami libatkan yaitu Pak Tohari sebagai pembimbing sekaligus orang yang mendukung kami. Selain Pak Tohari terdapat Kak Lili sebagai mentor yang senantiasa memberikan petunjuk untuk membantu mewujudkan ide kami. Kami juga akan berkolaborasi dengan kepala sekolah, kesiswaan, wali kelas dan pengurus kelas dalam pelaksanaan ide di lingkup sekolahan. Untuk selanjutnya, kami akan mengembangkan ide ke masyarakat Ambulu dengan melakukan kolaborasi dengan petani setempat.

Keunikan: apa yang membuat idemu berbeda dari ide lain?

Disini kami menonjolkan kealamian dari makanan sumber karbohidrat. Kami memilih singkong sebagai pengganti nasi yang merupakan makanan utama di Indonesia. Alasan pertama, singkong masih alami, belum tercampur oleh pestisida dan pupuk kimia seperti tanaman padi. Kedua, kandungan karbohidrat pada singkong lebih lebih sedikit, hal ini dapat mengurangi resiko obesitas dan diabetes. Selain itu, singkong merupakan sumber karbohidrat yang banyak dihasilkan di daerah kami serta penanamannya yang lebih mudah yaitu dengan cara stek batang.

Keberlanjutan Projek: bagaimana kamu memastikan idemu terus berjalan dan berkelanjutan? Apa saja sumberdaya/dukungan yang dibutuhkan untuk mempertahankan dan mengembangkannya?

Kaderisasi, yaitu mengenalkan ide ini kepada adik kelas di SMA Negeri Ambulu agar ide ini tetap berlanjut kedepannya serta meminta pihak sekolah agar program Jum'at singkong tetap berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya.

Rencana ke Depan: apa strategimu untuk mengembangkan ide ini lebih lanjut?

Sebagai upaya pengembangan ide, kami akan : 1. Mendorong masyarakat Ambulu untuk mengonsumsi alternatif karbohidrat lain yang lebih alami dan menyehatkan selain nasi, yaitu singkong. 2. Memanfaatkan secara maksimal populasi singkong yang cukup melimpah di Ambulu untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat pengganti nasi. Sebagai strategi dalam mengembangkan ide tersebut, kami akan: 1. Melakukan kerjasama dengan kelompok tani di desa Ambulu agar dapat meningkatkan ketersediaan singkong di Ambulu 2. Melakukan sosialisasi dengan masyarakat sekitar melalui organisasi-organisasi yang ada di masyarakat Ambulu.

Dari jenis-jenis kemampuan ini, mana yang paling kamu butuhkan agar dapat menjalankan idemu dengan baik?

  • Hubungan Masyarakat
  • Strategi & Perencanaan Projek
  • Keuangan

Dari mana kamu mendengar tentang Saya Pemberani?

  • Lokakarya Dream it Do it (DIDI)
  • Dari mulut ke mulut

Evaluation results

0 evaluations so far

4 comments

Join the conversation:

Comment
Spam
Photo of Old Friend

Halo Para Pemberani!

Selamat ya, kamu sudah lolos ke tahap selanjutnya. Nah, agar proposal kamu semakin OK, yuk ikuti penjelasan tentang sistem pangan yang akan disampaikan oleh tim GAIN di hari Sabtu, 14 Desember 2019, mulai jam 3.30 sore.

Kamu tinggal klik link ini untuk join trainingnya: https://gainhealth.zoom.us/j/761058798?pwd=b1MzbDFBZ3IxL2sySkdydjhOVVhldz09
(kamu butuh instal aplikasi ZOOM di HP/komputer untuk join)

Sampai jumpa di hari Sabtu ya..

SayaPemberani!

View all comments