My 15

Gerakan merubah pola hidup remaja menjadi Happy Healthy Lifestyle agar terhindar dari penyakit degeneratif untuk Indonesia berdaya.

Photo of Septiana Purwandini
4 2

Written by

Memperbaiki gizi anak sekolah dengan memberikan sarana dalam pemilihan makanan dan menambahkan ketersediaan makanan bergizi. Melakukan kerjasama dengan penjual atau pembuat makanan di sebuah desa pemberdayaan di Lebak, Surabaya agar dilakukan penambahan bahan makanan yang tinggi zat gizi. 

Tanggal Lahir

9031999

Lokasi

Surabaya

Nama Sekolah/Komunitas

UNAIR

Sudah sampai tahap mana idemu?

  • Tahap Pertumbuhan (ide telah teruji dan sedang berkembang)

Kapan inisiatifmu mulai dijalankan?

122019

Situs Web dan/atau Media Sosial

IG : -> septidinii -> rinakurniap FB : Septiana Purwandini

Apa yang menjadi fokus idemu?

  • Meningkatkan PERMINTAAN remaja akan makanan bergizi – semua ide yang mendorong remaja lebih sadar dan mencari makanan sehat

Masalah: persoalan apa yang ingin kamu selesaikan dengan idemu?

Berdasarkan data riskesdas 2018 diketahui bahwa prevalensi penyakit degeneratif di Indonesia meningkat daripada tahun 2013. Hal ini linear dengan perilaku masyarakat yang memang menjadi faktor resiko dari penyakit ini, yaitu dengan maraknya budaya sedentary lifestyle. Situasi ini didukung pula dengan pola makan remaja saat ini yang kurang tepat. Konsumsi yang populer di kalangan remaja adalah makanan junk food, fast food, dan makanan lain yang rendah zat gizi, kurang beragam, serta tinggi gula, garam, dan lemak. Makanan ini adalah pemicu dari munculnya peyakit degeneratif apabila dikonsumsi terus menerus. Oleh karena itu, lifestyle remaja perlu diperbaiki agar tetap sehat di masa depan dan lebih produktif untuk Indonesia berjaya.

Perjalanan pribadi: mengapa masalah ini menganggumu? Apa yang membuatmu ingin bertindak dan menyelesaikannya?

Saya merasa miris ketika melihat situasi kesehatan di Indonesia. Angka penyakit degeneratif tinggi dan diperkirakan akan terus meningkat. BPJS bahkan bocor dalam menalangi biaya rumah sakit karena terlalu banyak pasien penyakit degeneratif. Penyakit degeneratif tidak dapat sembuh, hanya bisa dikontrol sehingga membutuhkan biaya yang besar. Disisi lain, remaja yang masih sehat bahkan buta akan kemungkinan mereka terserang penyakit degeneratif di masa depan atas pola hidup sedentary yang mereka lakukan. Makanan keseharian benar-benar jauh dari kebutuhan yang seharusnya serta budaya mager semakin marak. Remaja sibuk bermain gadget dan berkutat di layar laptop sehingga tidak sempat berolahraga. Apa kabar masa depan Indonesia yang butuh penerus?

Solusi: Apa idemu untuk mengatasi masalah tersebut?

Kami ingin melakukan pendekatan secara kultural kepada remaja, yaitu dengan masuk ke dalam dunia mereka yang kebanyakan berada di dunia maya, media sosial. Membuat sebuah gerakan yang dapat mengetuk nalar mereka untuk berpikir karena kita membuat gerakan ini sangat sederhana, mudah diingat, serta pesan dapat tersampaikan. Gerakan kami bernama My 15. Berangkat dari usia remaja yang berada pada rentang angka tersebut serta kami berpikir angka itu cukup kecil untuk melakukan perubahan sehingga lebih mudah diterapkan. Terdapat 2 kegiatan di My 15. 1. Fun Fact Selama 15 hari, kami akan memberikan 3 informasi (berjarak 5 hari) mengenai kesehatan yang dekat dalam kehidupan remaja, seperti kebiasaan tidur pagi, makan mie instan, main gadget, dan lainnya. Informasi ini kami kemas dalam bentuk se simple mungkin untuk dapat diterima oleh pembaca remaja. 2. 180 degree 15 hari setelah funfact, kami akan membuat challenge tentang Fun Fact dengan menjajarkan 2 kebiasaan yang bisa dilakukan. 1 kebiasaan negatif yang umum dilakukan remaja dan disandingkan dengan 1 alternatif kebiasaan positif yang dapat menjadi pilihan lebih baik dari kebiasaan 1. Kami membebaskan pembaca untuk memilih.

Contoh kasus: apa yang terjadi ketika seseorang/sekelompok orang menggunakan idemu? Coba ceritakan sebuah contoh spesifik.

Para remaja akan mulai merubah pola hidup menjadi lebih sehat dari hal-hal kecil contohnya yang terbiasa berman gadget di pagi hari bisa merubah kebiasaan dengan jalan kaki keliling kompleks selama 15 menit. Hal ini memberikan dampak baik bagi yang melaksanakan mulai dari tubuh yang lebih segar dan bahagia. Apabila banyak orang yang melakukan gerakan ini dan dilakukan secara berkelanjutan, maka makin banyak orang yang mulai membiasakan kebiasaan baik.

Dampak: sejauh ini, dampak/perubahan apa yang telah terjadi karena idemu? Siapa dan berapa banyak orang yang telah mendapatkan manfaatnya?

Dampak jangka pendek : Teman dekat menyadari pentingnya informasi My 15 yang kami sebarkan, sehingga mereka ikut merepost postingan kami kepada teman lainnya dan seterusnya. Teman dekat memiliki semangat untuk merubah 15 menit kebiasaan sia-sia menjadi lebih bermakna dari pilihan yang kami sediakan di My 15. Hingga akhirnya teman dekat terus bergerak menuju Happy Healthy Lifestyle. Dampak jangka menengah : Informasi My 15 mulai meluas dan banyak orang di luar lingkup kami ikut melakukan dan mempromosikan MY 15. Perlahan pola hidup remaja akan berubah menuju Happy Healthy Lifestyle. Dampak jangka panjang : Gerakan My 15 sudah semakin meluas dan melakukan pengembangan kegiatan untuk Indonesia yang lebih sehat. Kegiatan yang semula hanya fokus 15 menit kegiatan kecil mulai berkembang menjadi lebih luas dan sesuai dengan situasi yang dihadapi. Angka penyakit degeratif dapat menurun.

Apakah kamu memiliki tim untuk menjalankan idemu?

  • Yes

Tim: siapa saja yang terlibat? Ceritakan tentang anggota tim-mu beserta perannya masing-masing. Bagaimana cara kalian bekerja sama dalam tim?

Septi bertugas mengurus bagian editing, hubungan internal dan mengoreksi isi konten. Rina bertugas membuat konten Fun Fact dan 180- degeree. Selain itu juga menjadi penanggung jawab bagian promosi publikasi. Kita akan melakukan monitoring dan evaluasi setiap satu bulan sekali untuk menjaga keberlangsungan gerakan ini serta menentukan tema utama di bulan depan.

Kolaborasi: selain tim inti, adakah pihak lain yang telah kamu libatkan dalam mewujudkan idemu? Jika belum, siapa yang rencananya akan kamu libatkan, dan bagaimana caranya?

- Tim Desain dan Media untuk mendapatkan postingan yang bagus dan bisa diterima oleh remaja sebagai sasaran utama. Tim DesMed ini akan kami bentuk dari mahasiswa yang menguasai tekologi dari kampus ITS atau Unair yang ahli di bidang ini dan memiliki niat berkontribusi. - Dosen sebagai pembimbing dan tempat berkonsultasi ketika mendapatkan kendala. - TIm Publikasi dan promosi (disasarkan pada mahasiswa gizi) yang diajak bekerja sama melalui close recrutment dengan tujuan mempromosikan gizi bangsa dan melaksanakan tanggung jawab mahasiswa gizi sebagai tim preventif.

Keunikan: apa yang membuat idemu berbeda dari ide lain?

My 15 berangkat dari kepedulian terhadap sekitar akan permasalahan yang nyata dan penting untuk ditangani. Ide kami menggunakan pendekatan kultural yang cocok untuk karakter remaja yang tidak menyukai sesuatu yang kaku dan formal juga tidak memaksa melainkan mengajak berpikir dengan cara yang halus untuk menimbulkan kesadaran. Melibatkan mahasiswa berbagai disiplin ilmu untuk melakukan aksi nyata untuk bangsa. Selain itu, melibatkan sasaran(remaja) sebagai pelaku gerakan juga. My 15 berpotensi untuk menjadi viral dan diterapakan oleh remaja secara luas. Serta ide kami mudah menyebar luas.

Keberlanjutan Projek: bagaimana kamu memastikan idemu terus berjalan dan berkelanjutan? Apa saja sumberdaya/dukungan yang dibutuhkan untuk mempertahankan dan mengembangkannya?

Pendek : Tim inti membentuk tim besar untuk mengurus gerakan My 15 ini. Melakukan pendekatan kepada teman-teman yang berpotensi untuk menjadi pengurus gerakan ini serta terus membuat konten se-menarik mungkin agar mendapatkan keyakinan dari calon anggota tim bahwa My 15 adalah gerakan yang serius. Mendekatkan antar anggota dan menyamakan persepsi bahwa My 15 adalah geraka pengabdian. Menengah : Tim besar sudah terbentuk dan anggotanya memiliki keseriusan tinggi dalam mengurus gerakan ini. (Totalitas) Panjang : Memiliki kantor khusus dan tim yang ahli dalam mengurus My 15.

Rencana ke Depan: apa strategimu untuk mengembangkan ide ini lebih lanjut?

Rencana bulan depan kami akan mulai melakukan close recrutement anggota DesMed untuk tim besar, mulai mengaktifkan media sosial, serta mulai aktif membuat konten. Mendekatkan anggota tim dengan sering makan/main. 3 Bulan selanjutnya ketika tim DesMed sudah selesai akan melakukan pendekatan kepada teman-teman gizi untuk menjadi tim Promosi Publikasi. 6 Bulan setelahnya mencari komunitas untuk diajak bekerjasama seperti komunitas pecinta kesehatan dan lain sebagainya. Tahun depan akan muncul inovasi lain sebagai bentuk pengembangan My 15. Postingan meningkat jadi setiap hari. Setiap bulan dilaksanakan MONEV untuk menjaga semangat, meluruskan persepsi, mengevaluasi, serta menyusun rencana kedepannya agar kegiatan ini tetap berlangsung.

Dari jenis-jenis kemampuan ini, mana yang paling kamu butuhkan agar dapat menjalankan idemu dengan baik?

  • Strategi & Perencanaan Projek
  • Desain Visual
  • Penguasaan Teknologi

Dari mana kamu mendengar tentang Saya Pemberani?

  • Media sosial Saya Pemberani

Evaluation results

1 evaluation so far

1. Idea

very innovative - 0%

average - 0%

not feasible - 100%

4 comments

Join the conversation:

Comment
Photo of Saya PEMBaharu gERAkaN gizI

Halo Para Pemberani!

Ini adalah minggu terakhir untuk kamu berkesempatan menajamkan ide gerakan gizi dan merevisi formulir aplikasi di website sayapemberani.id

Nah, buat kalian yang masih ingin bertanya, masih ada kesempatan sekali lagi pada hari Selasa, 17 Desember 2019. Kesempatan bertanya dimulai dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore ya.

Kamu bisa mengajukannya melalui:
- email ke sayapemberaniid@gmail.com
- kontak mentor masing-masing via whatsapp
- bertanya via instagram (DM, story).

Jawaban akan dikirimkan segera setelah tim memberikan tanggapan.

Yuk, mulai kumpulin pertanyaanmu dari sekarang:)

#sayapemberaniid

View all comments